Angkasa’s Dream Book
Buy This Book

Deskripsi

Penulis: Nurwina Sari

ISBN: Sedang diajukan

Kertas: HVS 120 Gram

Ukuran: 18 x 16 cm / Doff

Jumlah Hal: FC 100 Halaman

Harga: -

Sinopsis

Buku ini adalah buku pribadi milik Angkasa Naufal Merapi, sosok yang punya pesona menarik bagi siapapun. Dia adalah ketua geng motor; SATROVA BESAR. Dia tampan dan punya banyak penggemar di mana-mana. Dia merupakan anak SMA ANDROMEDA yang terkenal nakal dan tidak banyak bicara. Punya khas mata elang dan dasi abu-abu yang selalu ia pasang di kepalanya. Dan, Angkasa selalu menjadikan nasi goreng sebagai makanan kesukaannya, pun Aurora sebagai manusia favoritnya.

Angkasa berasal dari keluarga yang sangat berada, keluarga yang ‘haus’ kasih sayang karena orang-orangnya terbingkai fokus mengejar ekonomi. Ayahnya bernama Adrian, seorang pengusaha sukses yang jarang di rumah, lalu mama tirinya meninggal ketika Angkasa masih SMA. Dia punya kakak tiri bernama Adiran yang pintar dan dibanggakan. Sayangnya, Angkasa dan Adiran tidak terlalu akur karena Adiran selalu merasa bahwa Angkasa tidak bisa membanggakan seperti dirinya.

Angkasa juga punya adik kembar bernama Aruna Naura Terra yang ceria dan suportif. Mereka berhubungan baik dan sangat dekat. Di penghujung SMA, mama kandung Angkasa, Dokter Falra muncul bersama dengan kakak kembar Angkasa, Atlas Naufal Saga Merapi. Di sini Angkasa mengalami gejolak emosi yang parah. Dia baru tahu kalau dia masih punya mama kandung dan punya seorang kakak. Atlas lalu bersekolah di SMA ANDROMEDA.

Angkasa’s Dream Book adalah sebuah buku kumpulan harapan dan mimpi yang ditulis oleh Angkasa untuk tahun-tahun yang akan dia lewati selanjutnya, untuk mimpi-mimpi yang dia inginkan agar jadi ‘nyata’ pada waktu itu. Dan juga rencana-rencana yang telah dia susun secara rahasia untuk dia wujudkan suatu hari.

Latar buku ini berlangsung selama dua setengah tahun, sejak dia duduk di bangku kelas 10 hingga bangku kelas 12, menjelang kelulusannya di SMA. Buku ini dia tulis secara pribadi, tanpa orang-orang tahu, karena baginya, diam dan menulis lebih ampuh untuk menjabarkan mimpi.

Angkasa’s Dream Book berfokus atas dirinya, keluarganya, teman-temannya (SATROVA BESAR), dan Aurora. Pada buku itu terangkai banyak sekali harapan atas diri dan satu manusia yang dia inginkan ‘jadi seperti itu’.

Angkasa’s Dream Book adalah tulisan tangan dari Angkasa yang dia sempatkan punya jejak untuk dibaca suatu hari. Berisi curahan dan segala bentuk emosi yang tidak dia perlihatkan kepada orang-orang. Cerita beralur dari sudut pandang Angkasa ketika dia ada di SMA.

Di lembar-lembar terakhir Angkasa’s Dream Book, Aurora melanjutkan tulisan itu karena pemiliknya sudah melebur dengan Bumi. Kini, buku itu dipegang oleh Aurora setelah Aruna menyimpannya ketika Angkasa baru berpulang. Dengan peninggalan buku itu, Aurora berusaha bangkit dari keterpurukan dan kesedihannya. Ketika rindu, dia hanya bisa membaca ulang buku itu. Terus-menerus. Dengan harapan rasa rindunya bisa terobati ketika dia melihat tulisan tangan dan kenangan bersama Angkasa ketika laki-laki itu masih hidup di dunia.

Kini, Aurora bersedia membagikan Angkasa’s Dream Book kepada orang-orang yang ingin membacanya. Bagi Aurora, Angkasa bukan untuk dirinya sendiri. Ada banyak orang yang menyayangi Angkasa dan Aurora ingin mereka juga ikut merasakan kenangan manis yang ditulis oleh laki-laki dengan dasi di kepalanya itu. Aurora yakin, dengan membaca Angkasa’s Dream Book, mereka akan merasa Angkasa akan selamanya hidup dalam hati kita.

Nurwina Sari

Penulis